Analysis of the Impact of Post-Expansion of Pangandaran Regency in Improving Community Welfare in Pangandaran Regency
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v23i2.639Keywords:
Analysis, Post-Impact, Regional Expansion of Pangandaran Regency, Community WelfareAbstract
Abstract
This research is motivated by an analysis of the post-expansion impact of Pangandaran Regency on improving community welfare in Pangandaran Regency. However, current problems persist. The purpose of this study is to determine the post-expansion impact of Pangandaran Regency on improving community welfare in Pangandaran Regency. The method used in this study is descriptive analysis. Seven informants were interviewed. Data collection techniques included literature review, fieldwork (observation and interviews), and documentation. The author used qualitative data analysis techniques through processing interview and observation data to draw conclusions that can answer the research questions. Based on the research results, it is known that: the expansion of Pangandaran Regency has provided broader institutional space for local governments to formulate development policies and programs focused on local needs. However, in its implementation, disparities persist between regions, both in terms of access to education, health, social facilities, and economic opportunities. The education aspect has not shown significant improvement. Access to schools, affordability, and the quality of teaching staff remain issues, particularly in villages far from service centers. Similarly, in the health sector, the availability of community health centers and medical personnel has increased, but is not yet fully equitable and accessible to all levels of society. Similarly, in the social sector, community involvement in social activities is still limited by a lack of facilities and infrastructure supporting social interaction. Meanwhile, in the economic sector, the development of leading sectors such as tourism and MSMEs has shown potential, but has not been accompanied by equitable distribution of benefits and expanded access to economic resources for communities across the region. Unemployment and poverty rates continue to indicate that improvements in welfare are not evenly distributed.
Keywords: Analysis, Post-Impact, Regional Expansion of Pangandaran Regency, Community Welfare
Downloads
References
Arikunto, S. 2020. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka. Cipta.
Bhakti, N. A., Istiqomah, I., & Suprapto, S. 2017. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Periode 2008-2012. Ekuitas (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 18(4).
BPS Kabupaten Pangandaran Tahun 2023. Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pangandaran 2023. BPS Kabupaten Pangandaran, Volume VIII 2023
Budiati, Indah, Riyadi, Putri Larasaty, Anna Kurniasih, Aprilia Ira Pratiwi, Valent Gigih Saputri, Adwi Hastuti, Chairul Anam, and Sri Hartini. 2021. Indikator Kesejahteraan Rakyat 2019. Jakarta: BPS RI,
Effendi, Arif Roesman. 2018. Pemekaran Wilayah Kabupaten/Kota. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fahrudin, P. Adi. 2018. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: PT Refika Aditama
Hadari, Nawawi. 2009. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta : Gadjah. Mada University Press.
Khairullah dan Cahyadin, Malik.2016. Evaluasi Pemekaran Wilayah di Indonesia : Studi Kasus Kabupaten Lahat. Jurnal Ekonomi Pembangunan. XI (3) : 261- 277
Kuncoro, Mudrajad. 2012. Perencanaan Daerah: Bagaimana Membangun Ekonomi. Lokal, Kota, dan Kawasan?. Jakarta : Salemba Empat.
Kuswardinah, A. 2017. Ilmu Kesejahteraan Keluarga. Semarang: Universitas. Negeri Semarang.
Maulana, R. and Bowo, P.A. 2014. ‘Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan dan Teknologi terhadap IPM Provinsi di Indonesia 2007- 2011’, JEJAK (Journal of Economics and Policy), 6(2), pp. 103–213
M. Eza Helyatha Begouvic, 2022. Hukum Pemekaran Wilayah dalam Kajian Dewan Perwakilan Daerah Repuplik Indonesia. Palembang Guepedia.
Moleong. 2019. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja. Rosdakarya.
Muqoyyidin, A. 2013. ”Pemekaran Wilayah Dan Otonomi Daerah Pasca Reformasi Di Indonesia: Konsep, Fakta Empiris Dan Rekomendasi Ke Depan”. Jurnal Konstitusi, 10(2), 287–310
Nasution, S. 2013. Metode Penelitian Naturalitik Kualitatif. Bandung. Tarsito.
Nazir, Moh. 2017. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ndraha, Taliziduhu, 2011. Kybernologi, (Ilmu Pemerintahan Baru).Jakarta,. Rineka Cipta.
Nurwanda Asep dan Badriah Elis, 2021. Analisis Ekonomi Politik di Arus Lokal (Studi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Imbanagara Raya). Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial HumanioraVol.1, No.1 Nopember 2021
Peraturan Pemerintah No. 129 Tahun 2000, tentang Persyaratan Pembentukan dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan Daerah
Poerwadarminta, W.J.S. 2011. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai. Pustaka.
Riezky Padillah Safitri, 2020. Analisis Dampak Pasca Pemekaran Provinsi Kalimantan Utara Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kabupaten Bulungan Tahun 2016-2018. Jurnal Ilmu Pemerintahan Volume 05 Nomor 01 Agustus 2020
Ropiko Duri1, 2020. Evaluasi pemekaran daerah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Kebijakan Pemerintahan 3 (1) (2020): 43-52
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta
Sukandarrumidi, 2019. Metodologi Penelitian Petunjuk Praktis untuk Pemula,. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sunarti E. 2012. Tekanan Ekonomi dan Kesejahteraan Objektif Keluarga di Pedesaan dan Perkotaan. Prosiding Seminar Hasil-Hasil Penelitian IPB. Bogor [ID]: LPPM
Supranto J. dan Nandan Limakrisna, 2017. Petunjuk Praktis Penelitian Ilmiah Untuk Menyusun Skrpsi, Tesis, dan Disertasi Edisi 3. Jakarta : Mitra. Wacana.
Titus Bernadus Tului, 2019. Dampak Pasca Pemekaran Wilayah Kabupaten Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Datah Bilang Baru Kecamatan Long Hubung Kabupaten Mahakam Ulu. eJournal Ilmu Pemerintahan, 2019, 7 (3): 1183-1194
Umar, Husein. 2019. “Metode Riset Manajemen Perusahaan”, Jakarta: Gramedia.
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








