KONSERVASI MORAL DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MENUJU SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v19i3.16Keywords:
konservasi moral, karakter, Sumber Daya Manusia BerkualitasAbstract
Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai keadaan moral sebagai pembentukan karakter yang implikasinya akan berdampak signifikan terhadap Sumber Daya Manusia yang kurang berkualitas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, penulis mencoba mengdeskripsikan apa itu moral, karakter dan Sumber daya Manusi Yang berkualitas. Moral merupakan belief system yang bersisikan tata nilai dan menjadi pedoman bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu moralitas akan berjalan paralel dengan budaya masyarakat. Strategi pengembangan karakter yang diterapkan di Indonesia yang dirancang oleh Kementrian Pendidikan Nasional melalui transformasi budaya sekolah dan habituasi melalui kegiatan ekstrakurikuler. Menurut para ahli bahwa implementasi strategi pendidikan karakter melalui transformasi budaya dan perikehidupan sekolah,dirasakan efektif dari pada harus mengubah dengan menambahkan materi pendidiakan karakter kedalam muatan kurikulum. Implementasistrategi pendidikan karakter melalui transformasi budaya dan perikehidupan sekolah,dirasakan efektif dari pada harus mengubah dengan menambahkan materi pendidiakankarakter kedalam muatan kurikulum. Dengan memasukan Pendidikan Moral dalam Kurikulum harapannya akan membentuk Karakter manusia yang baik dan hasil akhirnya adalah Sumber Daya Manusia Yang unggul dan berkualitas.
Downloads
References
Bungin, Burhan. (2004). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana Prenadamedia Group
Compeau, D.R and Higgins, C.A. (1995), “Application of Social Cognitive Theory to Training for Computer Skill,” Information Systems Research, Vol.6, No.2, pp. 118-143.
Darajat Zakiah. (2001). Metodik KhususPengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi Akasara
Downey, W. David. dan P. E. Steven. (1987). Manajemen Agribisnis. Jakarta: Penerbit Erlangga,
Graham, R., Brown, (2005), Lecture Notes Dermatologi, diterjemahkan oleh Anies, Z. M., Edisi ke-8, 1, 8, 59, Jakarta: , Erlangga
Kilpatrick, William Heard. (2002). Philosophy of Education. New York: The Mcmillan Company
Kristian, I. in J. R. 2020, & indra kristian. (2020). RASI PERLUKAH KONSERVASI MORAL ? JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG , 2(1), 40–53. http://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/RASI/article/view/60/52
Nazir. Moh. (1983). Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
W. Poespoprodjo, (1999). Filsafat Moral. Bandung : CV Pustaka Grafika
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








