Media Audio-Visual untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SBK
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v20i3.356Keywords:
Audio-Visual Media, Learning Activities, Traditional DanceAbstract
This study aims to enhance students' learning activities in the Arts, Culture, and Skills (SBK) subject using audio-visual media. A Classroom Action Research (CAR) method was applied to fifth-grade students of MI Al-Hikmah Cipatat, focusing on traditional Indonesian dance material. The results showed an increase in students' engagement from 41.73% (moderate) in the pre-cycle to 71.3% (good) in cycle 1 and 97.82% (very good) in cycle 2. Audio-visual media provided clear visualization of dance movements, improving students' understanding, interest, and motivation. This media also facilitated teachers in creating more interactive and structured learning. The study recommends implementing audio-visual media to enhance learning effectiveness, particularly in arts education, and encourages teachers to continue innovating in teaching processes.
Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dengan menggunakan media audio visual. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan pada siswa kelas V MI Al-Hikmah Cipatat, dengan fokus pada materi tari Nusantara. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari 41,73% (kategori sedang) pada pra siklus menjadi 71,3% (baik) pada siklus 1 dan 97,82% (sangat baik) pada siklus 2. Media audio visual memberikan visualisasi gerakan tari yang jelas, meningkatkan pemahaman, minat, dan motivasi siswa. Media ini juga memfasilitasi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan terstruktur. Studi ini merekomendasikan penerapan media audio visual untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya pada materi seni budaya, serta mendorong guru untuk terus berinovasi dalam proses pengajaran.
Downloads
References
Arikunto, S. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Bandi, dkk. (2009). Dasar-Dasar Seni dan Budaya. Bandung: Alfabeta.
Diedrich, P. B. dalam Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Faturrohman, P., & Sutikno, M. S. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Refika Aditama.
Gunarsah, G., & Mulyadi, Y. (2009). Seni Budaya Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Jazuli, M. (1994). Pendekatan Seni dan Budaya. Semarang: IKIP Semarang Press.
Kamaril, C.. (2007). Seni dan Kreativitas dalam Pembelajaran. Jakarta: Gramedia.
Masunah, J., & Narawati, T. (2003). Pengajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Bandung: Alfabeta.
Purwanto, N. (2006). Evaluasi Hasil Belajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ruswandi, U., & Badrudin. (2008). Media Pembelajaran Modern. Bandung: CV Alfabeta.
Salahudin, A. (2011). Dasar-Dasar Pendidikan: Teori dan Praktik. Bandung: CV Alfabeta.
Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sutikno, M. S. (2010). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003: Analisis dan Implementasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Susilana, R., & Riyana, C. (2008). Media Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima.
Susilawati, W. (2012). Pengelolaan Pembelajaran yang Efektif. Jakarta: Grasindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








