DEMONSTRASI JARINGAN: STRATEGI ALTERNATIF PENYAMPAIAN ASPIRASI MASYARAKAT MILLENNIAL DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.63309/dialektika.v20i1.30Keywords:
klitih, sosial media, transformasi digital, e-governmentAbstract
Kondisi masyarakat yang telah terbiasa dengan media sosial menjadi suatu hal yang dapat dimanfaatkan untuk membangun atmosfer demokrasi modern. Dimana masyarakat dapat membangun sebuah argumen dan membentuk opini publik yang mampu mempengaruhi pemerintah dalam mengambil kebijakan atas suatu fenomena yang terjadi di amsyarakat. Penelitian ini membahas mengenai Partisipasi Masyarakat Mengangkat tagar #SriSultanYogyaDaruratKlitih dan #YogyaTidakAman dalam merespon isu Klitih di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi demonstrasi melalui media sosial sebagai upaya menyampaikan aspirasi di era transformasi digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mana data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dari hasil penyebaran G-form, dan ekstraksi data melalui media sosial twitter. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan NVIVO 12 Plus. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Potensi mahasiswa terhadap penggunaan media sosial, 2) Keberhasilan penyampaian aspirasi melalui media sosial, dan 3)Implikasi kebijakan pemerintah DIY dalam merespon isu klitih. Diperlukan penelitianpenelitian lanjutan untuk melengkapi kekurangan dalam penelitian ini, sumber data yang lebih banyak, dan responden yang mewakili segala aspek masyarakat dapat menyempurnakan penelitian ini.
Downloads
References
Abitassha Az Zahra, E. P. (2020). New Democracy in Digital Era Through Social Media And News Online. Humaniora, 13-19.
Ahmad Fuadi, T. M. (2019). faktor-Faktor Determinasi Perilaku Klitih. Journal Spirits, 88-98.
Alyaa, M. N. (2021, Desember 29). Respons Polda DIY Usai Ramai Tagar tentang Klitih di Jogja: Tingkatkan Pengawasan hingga Ancaman Hukuman. Retrieved from Berita DIY: https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/diy/pr-703345123/respons-polda-diy-usai-ramaitagar- tentang-klitih-di-jogja-tingkatkan-pengawasan-hingga-ancaman-hukuman
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
CNNIndonesia. (2021, Desember 29). Klitih Jogja Meningkat, 58 Kasus pada 2021. Retrieved from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211229151650-12- 740152/klitih-jogja-meningkat-58-kasus-pada-2021
David N. Cavallo, P. D. (2014). Social support for physical activity-role of Facebook with and without structured intervention . Transnational Behavioral Medicine, 346-365.
Erita Monarita Mansyurdin, M. J. (2019). The Dynamics Of Adolescent Self-Concept In Lembaga Pembinaan Khusus Anak Wonosari Yogyakarta. Jurnal Psikologi Integratif, 104-121.
Evi Satispi, R. D. (2021). Local Government Respond to COVID-19 Pandemics: A Study of South Tangerang City. J.Gov. Public Policy, 82-92.
Hasan, I. (2002). Metodologi Penelitian Sosial. Bandung: Rosdakarya.
Howard, P. N. (2012). Social Media and Political Change: Capacity, Constraint, and Consequence. Journal of Communication, 359-362.
Hsiao, Y. (2018). Understanding Digital Natives in Contentious Politics: Explaining The Effect of Social Media On Protest Participation Through Psychological Incentives. New Media And Society, 3457-3478.
JPNN.COM. (2021, Desember 30). Rencana Besar Pemerintah Daerah untuk Mengatasi Aksi Klitih. Retrieved from Jogja JPNN.Com: https://jogja.jpnn.com/ngisruh/378/rencanabesar- pemerintah-daerah-untuk-mengatasi-aksiklitih?utm_source=jpnn_desktop&utm_medium=jpnn.com&utm_campaign=cross_jpnn
Kaplan, A. (2010). Users of the World, United The Challenges and Opportunities of Social Media. Bussiness Horizon, 59-68.
Marlina MA. (2018, Januari 20). Media Sosial Menggeser Ruang Publik. Retrieved from Jurnal Asia: https://www.jurnalasia.com/opini/media-sosial-menggeser-ruang-publik/
Moelong, L. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Risdakarya.
Muhammad Miftahul Akbar, W. W. (2021). Evaluasi Tingkat Kematangan e-Government Pada Partisipasi Masyarakat dan Pelayanan Publik Menerapkan Framework Gartner. Jurnal Media Informatika Budidarma, 99-107.
Paluck, E. L. (2009). Reducing intergroup prejudice and conflict using the media: A field experiment in Rwanda. Journal of Personality and Social Psychology, 574-587.
Pitaloka, S. (2020). Desain Bimbingan dan Konseling Tujuan Hidup Remaja Pelaku Klitih Melalui Metode Konseling Eksistensial. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 18-27.
Rahmananta, A. (2021, Desember 28). Klitih Jogja Itu Apa? Kronologi Seorang Perempuan Terkena Sabetan Pisau di Underpass Jakal Yogyakarta. Retrieved from Berita DIY:
https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/diy/pr-703338832/klitih-jogja-itu-apa-kronologiseorang- perempuan-terkena-sabetan-pisau-di-underpass-jakal-yogyakarta
Susanto, E. H. (2017). Media Sosial Sebagai Pendukung Jaringan Komunikasi Politik. Jurnal Aspikom, 379-398.
Trevor Bennet, F. B. (2008). The Role of Violence in Street Crime: A Qualitative Study of Violent Offenders. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 617-633.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








