EFEKTIVITAS PENERAPAN BUDAYA 5S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, SANTUN) DALAM PERWUJUDAN PELAYANAN PRIMA DI KANTOR KELURAHAN CISURUPAN KOTA BANDUNG

Authors

  • Mohammad Anif Arifani UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia
  • Aisma Fitri Anita UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Asla Nur Fauziyah UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Anang Gunawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.63309/dialektika.v20i1.34

Keywords:

Efektivitas, Pelayanan Prima, Budaya 5S

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) Terhadap Pelayanan Prima di Kantor Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Masalah dalam penelitian ini adalah seberapa efektifkah budaya 5S yang diterapkan Kantor Kelurahan Cisurupan dalam upaya mewujudkan pelayanan prima. Jenis penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan informan penelitian yaitu sebanyak 3 orang yang terdiri dari 1 orang Sekretaris Kantor Kelurahan Cisurupan, 1 orang Kasi Pemerintahan Kantor Kelurahan Cisurupan, dan 1 orang warga sekitar Kantor Kelurahan Cisurupan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan studi lapangan dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam penerapan budaya 5S sebagai upaya mewujudkan pelayanan prima sudah berjalan dengan cukup efektif dapat dilihat dari indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Kantor Kelurahan Cisurupan yang baik. Namun masih terdapat beberapa unsur yang harus ditingkatkan yaitu dari aspek peersyaratan pelayanan, kecepatan waktu pelayanan, dan kualitas sarana dan prasarana pelayanan. Pelayanan prima erat kaitannya dengan tercapainya rasa puas dan menumbuhkan kepercayaan terhadap masyarakat dalam pelayanan. Tanggapan dari aparat pemerintah terhadap setiap kebutuhan masyarakat merupakan hal yang penting, maka dalam merespon berbagai kepentingan harus ditunjukan sikap yang terbaik pula, salah satunya yaitu dengan penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) ini.

Kata Kunci: Efektivitas, Pelayanan Prima, Budaya 5S

 

Abstract

This study aims to determine the Effectiveness of the Application of 5S Culture (Smile, Greetings, Greetings, Polite and Courteous) to Excellent Service at the Cisurupan Village Office, Cibiru District, Bandung City. The problem in this research is how effective is the 5S culture applied by the Cisurupan Village Office in an effort to realize excellent service. This type of research is a qualitative case study with research informants as many as 3 people consisting of 1 Secretary of the Cisurupan Village Office, 1 Head of Administration for the Cisurupan Village Office, and 1 resident around the Cisurupan Village Office. Data collection techniques were carried out by means of library research and field studies using interview, documentation and observation methods. The results of the study show that the application of 5S culture as an effort to realize excellent service has been running quite effectively, which can be seen from the community satisfaction index for good Cisurupan Kelurahan Office services. However, there are still several elements that must be improved, namely from the aspect of service requirements, speed of service time, and quality of service facilities and infrastructure. Excellent service is closely related to achieving a sense of satisfaction and fostering trust in the community in service. The response from government officials to every community need is important, so in responding to various interests, the best attitude must also be shown, one of which is the application of this 5S culture (Smile, Greeting, Greet, Polite, Courteous).

Keywords: Effectiveness, Excellent Service, 5S Culture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanulloh, Naeni. (2015). Demokratisasi desa. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Hasibuan, M. (2003). Organisasi dan motivasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Huda, N. M. (2015). Hukum pemerintahan desa. Bandung: Nusa Media.

Subiakto, H. (2015). Komunikasi politik, media, dan demokrasi. Prenada Media.

Firmando, H. B. (2020). Kearifan lokal minuman tradisional tuak dalam merajut harmoni sosial di tapanuli bahagian utara. Aceh Anthropological Journal, 4(2), 197-212.

Kushandajani, K. (2017). Implikasi uu no. 6 tahun 2014 tentang desa terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(1), 53-64.

Taqririah, E. (2017). Penyelesaian sengketa pilkades tahun 2015 dalam perspektif hukum islam dan hukum positif. Studi Kasus di Desa Pejaten Kecamatan Kramat Watu Kabupaten Serang. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri" Sultan Maulana Hasanuddin" Banten).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba. (2020). Kabupaten Toba Dalam Angka 2020. Balige: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba. (2021). Kabupaten Toba Dalam Angka 2021. Balige: Badan Pusat Statistik.

tobakab.go.id. (2021). Diakses pada 25 November 2021, dari https://tobakab.go.id/42-desa-di-toba-akan-gelar-pilkades-serentak-2021/

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Downloads

Published

05-04-2022

How to Cite

Arifani, M. A., Anita, A. F., Fauziyah, A. N., & Gunawan, A. (2022). EFEKTIVITAS PENERAPAN BUDAYA 5S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, SANTUN) DALAM PERWUJUDAN PELAYANAN PRIMA DI KANTOR KELURAHAN CISURUPAN KOTA BANDUNG. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 20(1), 59–69. https://doi.org/10.63309/dialektika.v20i1.34